Review Film Cry Me A Sad River (2018), Film Bullying China Terbaik!

TRENDING : CEK LINK VIDEO GISEL



Halo sobat Rifka Rizkiana semoga sehat selalu ya dan jangan lupa baca informasi mengenai berbagai hal pengetahuan di Rizkiana.com! Kali ini kita akan membahas sebuah film bullying china terbaik yang berjudul Cry Me A Sad River. Banyak pelajaran penting yang bisa kita dapatkan dari film Cry Me A Sad River, berikut penjelasannya!

1. Film Cry Me A Sad River diadaptasi dari sebuah novel yang berjudul Bei Shang Ni Liu Cheng He (2013)

Cry Me A Sad River dirilis pada tahun 2018 dan diadaptasi dari sebuah novel yang berjudul Bei Shang Ni Liu Cheng He (2013). Cry Me A Sad River menceritakan pembulian yang terjadi pada suatu sekolah yang berlatarkan tahun 2007.

2. Korban Pembulian Bernama Yi Yao

Yi Yao diperankan oleh Min Ren. Yi Yao adalah siswa miskin yang mendapat tindakan bullying di sekolah. Parahnya, Yi Yao dibully karena penyakitnya. Semua anak disekolah merundungnya dan tidak ada yang ingin mendekati Yi Yao. Yi Yao berhasil menjelaskan luka yang dia hadapi hanya lewat pandangan matanya saja. Selain itu, kehebatannya dalam olah bahasa tubuh patut diacungi jempol.

3. Pahlawan itu Bernama Gu Sen Xi

Gu Sen Xi adalah satu-satunya siswa yang waras dan memiliki otak dan pikiran. Gu Sen Xi mendekati Yi Yao dan memberinya semangat untuk melawan dan membalas dengan setimpal terhadap tindak bullying yang dia dapatkan dari teman-temannya.

4. Efek Kamera dan Backsound Film yang Bagus

Pengambilan gambar film Cry Me A Sad River sangat bagus. Penyorotan kamera dan efek yang diberikan serta Backsound musik yang mengiringi jalannya adegan mampu membuat adegan tersebut menjadi tegang dan seolah-seolah menakutkan dari sisi pandang Yi Yao. Setiap detail pembullyan Yi Yao disorot dengan jelas.

5. Kampanye Mengkritisi Bullying di Sekolah

Tujuan film Cry Me A Sad River untuk mengkampanyekan dan mengkritisi tentang perundungan yang marak terjadi dikalangan anak sekolahan. Berdasarkan survei di china, dari 3 siswa salah satunya mengaku mendapatkan tindak bullying. Selain itu ada beberapa pasal-pasal mengenai tindak perundungan di sekolah tingkat SD dan SMP di china.

6. Penyakit itu Bernama HOAX

Awal mula dari kasus pembullyan di film Cry Me A Sad River adalah HOAX. Film Cry Me A Sad River juga memberikan pengajaran bagi keluarga, guru dan siswa siswi untuk tidak percaya dengan hoax- hoax yang ditimbulkan oleh seorang oknum.

Itulah beberapa pelajaran penting yang bisa kita dapatkan dari film Cry Me A Sad River. Dari sini kita belajar untuk tidak menerima segala informasi tanpa bukti yang jelas. Selain itu, ketika kita mendapatkan informasi yang sudah valid misalnya orang itu miskin, orang itu tidak pintar dll, bukan berarti untuk menjauhi justru harus semakin didekati agar mereka lebih percaya diri. Meski terkesan mudah, faktanya masih banyak orang yang sulit untuk menerima perbedaan. Tidak harus semua orang gak papa kok, cukup 1-2 orang dulu yang peduli dan semakin bertambah.